Dandim 0607/Kota Sukabumi Hadiri Peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir

    Dandim 0607/Kota Sukabumi Hadiri Peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir

    SUKABUMI – Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., menghadiri peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir, yang berlokasi di Jalan Bhayangkara Nomor 166, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (12/9/2026).

    Peresmian museum tersebut dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Prof. (H.C.) Dr. Fadli Zon, M.Sc., dan menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian sejarah bangsa sekaligus memperkuat fungsi cagar budaya sebagai ruang edukasi dan pembelajaran bagi masyarakat.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Sukabumi beserta jajaran, unsur Kementerian Kebudayaan, jajaran Setukpa Lemdiklat Polri, unsur Forkopimda, serta para tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas terlaksananya revitalisasi dan pembukaan Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir. Ia menilai rumah pengasingan tersebut memiliki nilai historis yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

    Fadli Zon juga menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan tiba di lokasi akibat kepadatan lalu lintas dalam perjalanan menuju Sukabumi.

    Menurutnya, Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir merupakan salah satu tempat penting yang menjadi bagian dari tonggak perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

    Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir merupakan dua tokoh besar Republik Indonesia yang memiliki peran penting dalam perjuangan menuju kemerdekaan. Jejak perjalanan keduanya, termasuk masa pengasingan di Sukabumi, menjadi bagian dari sejarah bangsa yang perlu terus diperkenalkan dan diwariskan kepada generasi muda.

    Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa peresmian museum tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga dan mengenalkan warisan sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

    “Peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir merupakan momentum penting bagi Kota Sukabumi. Tempat ini bukan hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa kepada generasi penerus, ” ujar Letkol Inf Beny Syafri.

    Sementara itu, Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr.(Han), menilai keberadaan museum tersebut memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan sejarah perjuangan bangsa.

    “Pelestarian tempat bersejarah seperti Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir merupakan bentuk penghormatan terhadap para tokoh bangsa. Kami berharap museum ini dapat menjadi ruang pembelajaran sejarah yang mampu membangkitkan semangat kebangsaan dan memberikan inspirasi bagi generasi muda, ” ungkap Brigjen TNI Thomas Rajunio.

    Hal senada disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang menekankan pentingnya menjaga warisan sejarah sebagai bagian dari identitas dan jati diri bangsa.

    “Sejarah perjuangan bangsa harus terus dirawat dan diwariskan. Museum ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui proses panjang dan perjuangan para pendahulu. Generasi muda harus mengenal sejarah agar memiliki semangat untuk meneruskan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan, ” tegas Mayjen TNI Kosasih.

    Wali Kota Sukabumi dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya revitalisasi dan peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir.

    Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Kota Sukabumi. Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Sukabumi, Wali Kota mengaku mengetahui berbagai potensi yang dimiliki kota tersebut, termasuk kekayaan sejarah, seni dan budaya yang belum seluruhnya dikenal secara luas.

    Dengan telah direvitalisasi dan diresmikannya museum tersebut, diharapkan keberadaan Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir dapat semakin dikenal masyarakat serta menjadi destinasi edukasi sejarah dan budaya.

    Lebih dari itu, museum tersebut diharapkan mampu menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.(Pers)

    Asriyanto

    Asriyanto

    Artikel Sebelumnya

    Semarak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156,...

    Artikel Berikutnya

    KARYA BAKTI REHAB PANTI ASUHAN YAYASAN BAITUL...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KARYA BAKTI REHAB PANTI ASUHAN YAYASAN BAITUL YATIM, KODIM 0607 PERKUAT KEMANUNGGALAN TNI DENGAN RAKYAT
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

    Ikuti Kami